SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

 

 

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sistem informasi manajemen banyak diaplikasikan di berbagai institusi dan perusahaan. Adapun yang dimaksud sistem informasi adalah kombinasi antara manusia, teknologi, dan prosedur untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna. sistem informasi manajemen dapat diartikan sebagai sistem di dalam sebuah lembaga/perusahaan yang menyajikan informasi untuk kebutuhan manajemen atau pengelolaan lembaga atau perusahaan tersebut

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem yang direncanakan untuk mengumpulkan, menyimpan dan menyebarluaskan data berupa informasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan berbagai fungsi manajemen.

Sistem informasi manajemen (SIM) adalah atau sekumpulan proses dimana data dapat diolah, dianalisis, dan sekelompok data tersebut menjadi berguna untuk kebutuhan pengambilan keputusan. Sistem ini merupakan alat yang sangat berguna untuk menunjang dan mengendalikan operasi perusahaan.

Menurut Gordon B. Davis Sistem Informasi Manajemen adalah sistem manusia atau mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung operasional manajemen dan fungsi pengambilan keputusan suatu organisasi.

Fungsi dan Manfaat Sistem Informasi Manajemen

Sebuah sistem informasi manajemen dirancang agar memiliki fungsi-fungsi yang dapat menunjang kinerja sebuah organisasi, institut, atau perusahaan. Secara lebih detail, SIM memiliki fungsi untuk:

  • Membantu dalam proses pengambilan keputusan
  • Membantu dala menentukan suatu masalah
  • Membantu dalam hal membandingkan kinerja bisnis
  • Membantu dalam hal koordinasi antar departemen

Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk mengumpulkan dan membantu semua data dari berbagai tingkat perusahaan, meringkas, kemudian memfasilitasi dan meningkatkan kualitas dari pengambilan keputusan untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas sebuah perusahaan.

Manfaat system informasi manajemen

Sistem informasi manajemen selama bertahun-tahun terbukti sangat membantu perusahaan/organisasi dalam mencapai target dan tujuannya secara efektif dan efisien. Berikut ini beberapa manfaat yang diberikan SIM bagi perusahaan.

  1. Meningkatkan efisiensi operasional perusahaan/organisasi.
  2. Membantu para manajer untuk menganalisis masalah dan mengambil keputusan secara lebih cepat, baik, dan akurat
  3. Meningkatkan efisiensi dan akurasi data secara akurat dan realtime.
  4. Memudahkan pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan atau koordinasi
  5. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena sistem unit kerja yang terkoordinasi dan sistematis.
  6. Meningkatkan produktivitas dan biaya dalam organisasi.

 

 

Contoh Sistem Informasi Manajemen

  1. Perencanaan Sumber Daya Perusahaan (ERP)

Sistem ERP ini biasanya digunakan oleh sejumlah perusahaan besar dalam manajemen dan melakukan pengawasan yang saling terintegrasi terhadap unit bidang kerja Keuangan, Akuntansi, Sumber Daya Manusia, Pemasaran, Operasional, dan Pengelolaan Persediaan

  1. Manajemen Rantai Pasokan (SCM)

Sistem SCM ini sangat bermanfaat bagi pihak manajemen dimana data yang terintegrasi mengenai manajemen suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer hingga konsumen akhir

  1. Sistem Pemrosesan Transaksi (TPS)

TPS ini berguna untuk suatu proses data dalam jumlah yang besar dengan transaksi bisnis yang rutin. Program biasa diaplikasikan untuk manajemen gaji dan inventaris. Contohnya pada aplikasi yang digunakan untuk Bantuan Keuangan Desa Pemprov Jawa Timur.

  1. Sistem Otomasi Kantor (OAS)

Sistem aplikasi ini berguna untuk melancarkan komunikasi antar departemen dalam suatu perusahaan dengan cara mengintegrasikan server-server komputer pada setiap pengguna di perusahaan. Contohnya email.

  1. Knowledge Work System (KWS)

Untuk berkembang dan mampu bersaing, sebuah perusahaan atau institusi harus terbuka dan aktif mencari pengetahuan-pengetahuan baru di bidang yang berkaitan dengan aktivitasnya. Sistem KWS digunakan untuk mengintegrasikan pengetahuan tersebut sehingga dapat diterapkan oleh para ahli.

  1. Decision Support System (DSS)

Sistem informasi manajemen ini digunakan oleh para pimpinan di level manajemen untuk membantu dan mempermudah pengambilan keputusan. Di lembaga sekolah adalah, sistem ini diaplikasikan dalam bentuk link elektronik untuk mengetahui dan menganalisis jumlah siswa baru setiap tahun.

  1. Artificial Intelligent (AI) dan Expert System (ES)

Kedua sistem ini menggunakan tenaga ahli yang telah terprogram melalui sistem yang terkomputerisasi. Dengan kecerdasan buatan ini, perusahaan atau lembaga bisa membuat analisis dan mencari solusi atas permasalahan yang terjadi.

  1. Executive Support System (ESS)

Interaksi antara pejabat eksekutif dengan lingkungan organisasi atau perusahaan juga merupakan bagian penting yang akan berdampak pada kemajuan perusahaan. Untuk itu, perusahaan perlu memiliki sistem ESS yang memberikan grafik dan informasi penunjang lain yang dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *